Connect with us

Tour

‘Wajah’ Baru di Kota Penuh Rindu

“Ramai kaki lima, menjajakan sajian khas berselera, orang duduk bersila”begitulah sepenggal lirik klasik dari Kla Project yang selalu diingat ketika melihat suasana Jogja.

Tetapi kini lirik tersebut hanya menyisakan kenangan. Pasalnya Anda akan merasakan atmosfer yang berbeda ketika mengunjungi Malioboro, Jogja sekarang. Suasana pedestrian yang biasa ramai oleh pedagang kaki lima, kini lengang dan hanya menyisakan para pejalan kaki yang berjalan lalu-lalang.

Sebanyak 1.800 pedagang kaki lima (PKL) telah direlokasikan ke Teras Malioboro. Tempat sebelumnya yang belum pernah didengar bagi penikmat rindu di Jogja.

PKL yang dulunya selalu melekat dengan Kota Gudeg ini direlokasi ke dalam dua tempat, yaitu Teras Malioboro 1 berada di gedung eks Bioskop Indra dan Teras Malioboro 2 berada di bekas Kantor Dinas Pariwisata DIY.

Dalam proses relokasi para pedagang diberi kesempatan untuk mengosongkan trotoar atau lorong Malioboro dari 1 hingga 7 Februari 2022. Selama proses itu, para pedagang pindah secara sukarela.

Hal ini tentu mengundang pro-kontra dari berbagai pihak. Ada yang mengatakan merelokasi PKL di Malioboro sama saja menghilangkan ikonik Jogja. Tetapi di sisi lain, Malioboro kini tampak bersih, sehingga wisatawan merasa nyaman dan kerasan berlama-lama di Malioboro.

“Malioboro sekarang bersih dan lebih tenang, walaupun direlokasi, PKL masih berada di lingkungan Malioboro, jadi masih lebih mudah diakses,” ungkap Husin wisatawan dari Jakarta.

Sultan Hamengku Buwono X telah menunggu waktu yang tepat untuk merelokasi PKL salah satu alasannya kembali peruntukan trotoar untuk pejalan kaki.

Sultan menyebut penataan terus dilakukan di Malioboro demi membuat pengunjung nyaman. Untuk meramaikan Teras 2 Malioboro dan Teras Malioboro 2 rencananya akan digelar pentas seni seminggu kali.

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending