Connect with us

Digest

Terima Aduan Tanah di Baji Dakka Tak Bersertifikat, Ini Janji Yeni Rahman

Warga Baji Dakka II Kelurahan Mario Kecamatan Mariso mengeluhkan tidak memiliki sertifikat tanah. Sejumlah nominal harus dibayar agar sertifikat tersebut bisa diterbitkan.

Demikian yang diungkapkan Legislator PKS DPRD Kota Makassar Yeni Rahman saat bertatap muka langsung dengan konstituennya, Sabtu (20/6/2020). Ia mendapati sejumlah masalah di wilayah ini. Namun kekhawatiran mereka didominasi oleh legalitas tanah yang mereka tinggali sejak tahun 50’an.

“Warga minta difasilitasi mendapatkan sertifikat tanah. Warga Baji Dakka II ini merupakan warga gusuran dari Stadion Mattoanging. Ada warga yang sudah 5 tahun mengurus tapi belum juga dapat sertifikat. Mereka butuh jaminan supaya bisa tenang,” urai Yeni Rahman.

Menurut aspirasi yang disampaikan kepadanya, ada nominal yang harus dibayar sekitar Rp30 juta untuk mendapatkan sertifikat. Tapi itu pun tidak ada kepastian.

“Jadi ketika mereka mau mengurus sertifikat baru dihitung uang sewa selama dia tinggal disitu. Anggaplah mereka sudah tinggal disitu 50 tahun, berapa banyak yang mereka harus bayar. Ini konyol,” tandasnya.

Tidak semua warga di sini yang ekonominya menengah ke atas. Yeni menegaskan adalah hak warga negara mendapatkan penghidupan yang layak dan tanggung jawab pemerintah memastikan itu.

“Saya menyodorkan solusi, jika memang ada nominal yang harus dibayar apakah bisa untuk dicicil sesuai kemampuan warga. Namun harus ada hitam di atas putih,” ucap Yeni.

Warga mengaku sejauh ini memang tidak ada usikan dari pihak manapun, namun kekhawatiran mereka cukup besar karena tanah yang mereka tinggali tidak bersertifikat.

Termasuk jaminan perasaan ke keturunan mereka nantinya. Jangan sampai suatu waktu ada yang mau usik tanah yang mereka tempati.

“Insya Allah saya akan menemani warga ke Dinas Pertanahan untuk menelusuri dimana letak masalahnya, apa yang harus dipenuhi, berapa nilainya, bagaimana metode penghitungannya. Hafus jelas duduk masalahnya. Saya maunya sama ratakan saja biayanya,” pungkas Yeni. (end)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending