Connect with us

Food & Drink

Sinou Cafe Hausen, Usung Konsep Vintage Rustic Industrial Warehouse

Apa yang ada di bayangan Anda saat mendengar kata vintage? Jadul, antik, unik atau malah horror? Bagi sebagian orang, tema vintage dinilai bagitu artistik atau memiliki nilai seni yang tinggi. Begitu pula untuk Mita Abidin, owner Sinou Café Hausen.

Kecintaannya pada gaya vintage membuatnya senang mengumpulkan barang-barang antik dan unik yang banyak di dapatkan dari dalam maupun luar negeri. Selain hobi mengumpulkan benda-benda berbau vintage ia pun memiliki kesukaan lain yaitu memasak. Oleh karenanya pada awal tahun 2011, Mita memutuskan untuk membuka restoran dengan tema vintage.

Tidak sulit untuk menemukan resto yang berlokasi di Jl. Panglima Polim V no.26-Jakarta Selatan ini karena berada berdekatan dengan Polres Jakarta Selatan. Jika dilihat sekilas dari depan, resto ini terlihat tidak terlalu luas. Minimalis dengan suasana yang terkesan adem karena ada satu pohon yang rindang di bagian depan resto.

Tepat di depan pintu masuk resto, Anda akan di sambut oleh manisnya skuter antik merk vespa berwarna kuning cerah, serta sapaan hangat dari greeter ramah yang siap membukakan pintu untuk Anda.

Masuk lebih dalam, Anda pun akan dibuatnya terkesima dengan konsep rustic industrial warehouse tahun 1965-an dari resto ini. Dimulai dari bagian dasar, lantai resto ini terbuat dari susunan kayu panjang dengan kesan tua berwarna hijau dan merah yang disusun secara berseling.

Kemudian beralih ke dinding, tumpukan batu bata yang terlihat jelas dan tembok semen yang terkesan tidak di selesaikan dengan rapi ini membuat suasana resto semakin oldies. Naik ke bagian langit-langit, lampu gantung berbahan alumunium dan besi-besi panjang berwarna hitam mampu menciptakan kesan seperti di dalam gudang-gudang di daratan Eropa.

Suasana vintage makin sempurna dengan adanya lukisan-lukisan pop art yang menghiasi hampir di setiap sudut ruangan. Sinou Café Hausen terdiri dari 2 lantai dengan 2 buah private room di lantai atas serta sebuah private room dilantai bawah. Sinou Café Hausen juga punya panggung mini yang biasa digunakan untuk menggelar live music di setiap akhir pekan.

Untuk furniturenya sendiri didominasi kursi dan meja kayu yang lengkap dengan cutting model jadul serta bentuk yang tidak sama antara satu kursi dengan kursi lainnya. Namun Anda yang ingin memilih tempat duduk yang lebih santai bisa memilih sofa empuk sebagai tempat bersantap menu spesial sajian Sinou Café Hausen.

Tentunya tidak hanya suasana dan dekorasi unik yang ditawarkan Sinou Café Hausen. Banyak juga varian menu enak yang bisa dipilih. Semua menu yang ditawarkan merupakan homemade menu atau menu rumahan kreasi sang owner dan koki professionalnya yang handal.

Salah satunya Wagyu Omama Steak, hanya menunggu kurang lebih 10 menit, pesanan pun sudah datang. Satu iris daging wagyu disajikan lengkap dengan mix vegetable dan fries fried yang nyummy banget! Dagingnya yang empuk dengan tingkat kematangan yang sempurna. Hmm..

Untuk menu dessert-nya, Anda bisa mencoba Stack of Coins with Heavely Fruit. Sajian ini merupakan hidangan berupa Pancake lembut berbentuk bulat kecil dan disajikan bersama siraman blueberry sauce, potongan buah peach dan strawberry serta dilengkapi 1 scoop ice cream vanilla.

Deretan menu lain yang bisa Anda pesan adalah Baked Rice, Spaghetti Hot Tuna, Waffle Blueberry Cheese, Leechy Ice Tea, Ice Oreo Choco Caramel, dan aneka kopi khas daerah.

Karena konsep resto yang unik serta hidangan yang yummy, banyak kalangan artis yang sering nongkrong di Sinou Café Hausen. Sebut saja Dian Sastro, Cathy Sharon, Gita Gutawa, Indra Herlambang, Nadine Chandrawinata hingga Titi DJ sang Diva Indonesia. Mereka juga meninggalkan pesan dan kesan yang diabadikan di salah satu sisi tembok resto ini. Pastinya seru! Yuk kita sambangi.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending