Connect with us

Digest

Pipiltin Cocoa Luncurkan Ransiki 72%, Varian Cokelat dari Papua Barat

Pipiltin Cocoa resmi meluncurkan koleksi terbaru dari edisi cokelat asli Indonesia, Ransiki 72%. Peluncuran cokelat ini merupakan angin segar bagi industri cokelat tanah air dalam upayanya mendukung produk asli Indonesia yang peduli kelestarian alam Indonesia dan kesejahteraan petani. Ransiki 72% dapat diperoleh di Pipiltin Cocoa Grand Indonesia, Pipiltin Cocoa Sarinah, Foodhall Senayan City, Kem Chicks Pacific Place, dan Tokopedia.

Kehadiran cokelat Ransiki 72% di pasaran Indonesia merupakan wujud kolaborasi nyata dari kemitraan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan, Pipiltin Cocoa, Koperasi Petani Cokran “Eiber Suth” dan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (YIDH). Kolaborasi ini bertujuan melindungi hutan, lahan gambut dan ekosistem kunci di Papua Barat, sekaligus memastikan pengembangan ekonomi berbasis komoditas berfokus pada kesejahteraan orang asli Papua yang dikelola secara berkelanjutan dan dapat direplikasi secara luas. Cokelat Ransiki 72% berasal dari perkebunan seluas 1.600 hektar yang dikelola oleh Koperasi Petani Cokran “Eiber Suth” di Distrik Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat.

“Cokelat Ransiki menyampaikan cerita unik kekayaan alam Indonesia, khususnya alam Papua Barat dengan keanekaragaman hayatinya. Gambar burung Vogelkop Superb Bird of Paradise pada bungkus cokelat ini menjadi kunci pesan bahwa kegiatan ekonomi dapat berjalan seimbang dengan upaya konservasi dan peningkatan kesejahteraan petani. Gerakan ekonomi kreatif tentang Indonesia semacam ini yang harus terus kita ciptakan dan sebarkan kepada dunia,” ujar Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, saat meresmikan peluncuran Cokelat Ransiki 72% di Palalada, Grand Indonesia, Jakarta (22/8).

“Papua Barat dengan kekayaan keanekaragaman hayati dan budayanya adalah surga kecil yang jatuh ke bumi, dan ini bisa dirasakan dalam cita rasa khas cokelat dari surga (chocolate of paradise) Ransiki 72%” dikatakan Mohamad Lakotani,S.H., M.Si. Wakil Gubernur Papua Barat. Pada acara Gala Dinner Conservation International dengan Majalah ELLE yang bertemakan “Women on Mission” pada tanggal 8 Juni 2019 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, setidaknya 400 batang cokelat Ransiki 72% pertama kali diperkenalkan kepada publik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending