Connect with us

Profile

Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd, Ketua Umum KOWANI, Berdiri di Garda Terdepan untuk Kesejahteraan Perempuan

Hidup mengajarkannya untuk senantiasa menghargai orang lain. Kedisiplinan dan sifat dermawan yang ditanamkan orang tua menjadi bekal baginya untuk menjadi penolong bagi kaumnya. Sri Woerjaningsih atau lebih dikenal dengan sapaan Giwo Rubianto rela berdiri di barisan terdepan demi memperjuangkan hak-hak perempuan.
Setelah malang melintang di berbagai organisasi sosial, wanita kelahiran Bandung 8 Mei 1962 ini dipercaya sebagai Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), yakni sebuah organisasi yang mengayomi seluruh elemen organisasi perempuan Indonesia. Namun, puncak dari pencapaiannya itu diraihnya bukan tanpa hambatan dan jalan terjal.

Giwo Rubianto Wiyogo resmi menduduki kursi tertinggi Kongres Wanita Indonesia (Kowani) periode 2014-2019 pada Kongres ke-24 Kowani, 5 Desember 2014 lalu. Giwo yang juga mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini mendapatkan 80 persen suara atau 481 vote dari 86 organisasi pemilih, mengalahkan Dewi Motik Pramono sebanyak 111 suara dan Charletty Choesyana Taulu sebanyak 2 suara.

Sejumlah jabatan organisasi kewanitaan juga masih diembannya. Giwo tercatat sebagai Ketua Umum Gerakan Wanita Sejahtera, Ketua Umum YPWI ISWI (Yayasan Pendidikan wanita Indonesia Ikatan Sarjana Wanita Indonesia), Ketua DPD ISIKKI-IHEA DKI Jakarta Ikatan Sarjana Ilmu Kesejahteraan Keluarga Indonesia, Anggota IALI (Ikatan Arsitektur Lansekap Indonesia), dan sebagainya.

Selain aktif dalam kegiatan sosial, istri dari Ir Rubianto Wiyogo ini sejatinya berprofesi sebagai pengusaha. Sejak 1989 sampai sekarang ia merupakan Presiden Direktur dan Komisaris PT Bumisatu Group, PT Wisma Bumisatu, PT Bumisatu Bali, PT Grya Agung Mandiri Sentosa, PT Masagi Mandiri, PT Bumisatu Indah dan PT Waringin Multicipta.

Giwo lahir dan dibesarkan dari keluarga berkecukupan. Ayahnya seorang mantan ABRI dan menjadi direktur utama Damri dan PPD dan ibunya aktif di berbagai kegiatan sosial.

Giwo kecil seringkali diajak sang ibu untuk melakukan kegiatan sosial. Ia sudah akrab dengan lingkungan sosial, mata dan memorinya telah merekam beragam sisi kehidupan dari berbagai lapisan masyarakat. Orangtuanya sering mengajak Giwo mengunjungi panti asuhan, memberi santunan kepada anak jalanan, pesantren dan tempat-tempat tidak layak huni.

Lewat pengalaman tersebut, dari kecil Giwo sudah terpacu untuk bekerja keras. Meskipun dibesarkan dari keluarga berkecukupan, Giwo tidak ingin bergantung.

“Di memory saya ketika itu sudah tertanam, jangan sampai saya kelak seperti mereka yang hidup miskin dan kekurangan. Saya ditanamkan untuk menjadi orang sukses yang dermawan. Hal itu yang membuat saya takut miskin,” kata Giwo.

Kerja kerasnya tentu saja membuahkan hasil maksimal dalam kehidupannya. Giwo sering tidak ingat waktu dalam bekerja. Ia sempat tak peduli matahari yang terbenam dan petang yang semakin larut. Peluh-peluh dibasuh hanya sesaat dan ia kembali bekerja tanpa memperhatikan jarum jam yang terus berdetak. Ia tak menyadari tubuh manusia ada batasnya. Hingga pada saatnya tiba, kesehatan menjadi taruhannya.

Baginya, menjadi pemimpin bukanlah jalan mencari pengikut melainkan untuk melahirkan kader atau calon-calon pemimpin di masa depan. konsepnya adalah pemberdayaan. Pemimpin bukan hanya mampu mengkoordinir tapi juga mampu menjadi panutan dan teladan yang baik.

Dengan bekal ilmu yang dimiliki, Giwo ingin terus bermanfaat bagi orang lain, terutama kaum perempuan dan anak-anak. Sebagai Ketua Umum Kowani, ia ingin para perempuan Indonesia berkualitas, mandiri dan maju di segala bidang. Dalam hal ini, ia berusaha untuk meningkatkan perlindungan anak dan kesejahteraan anak demi masa depan yang lebih baik.

Sebagai pengusaha, seorang istri, ibu untuk anak-anaknya dan Ketua Umum Kowani, ia bersyukur atas apa yang telah diraihnya sampai sekarang. Hidupnya menjadi lebih seimbang dan aktif di berbagai organisasi. Sesuai dengan prinsip hidupnya, keseimbangan dan hubungan komunikasi yang baik dengan lingkungan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending