Connect with us

Profile

Di Balik Layar Pertumbuhan Yahukimo

Hidup di daerah pedalaman Papua tidak mengendurkan niat Didimus Yahuli untuk mengenyam pendidikan. Perjalanan dua hari satu malam dari kampung halamannya ke Wamena dilakukan oleh pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Yahukimo ini.

Berlatar belakang keluarga sederhana, Didimus kecil sudah terlatih disiplin dan bekerja keras. “Orang tua punya dorongan hanya doa dan tidak boleh macam-macam, tidak boleh pacaran, tidak boleh mencuri dan tidak boleh rusak di kampong sendiri, itu yang saya jaga dari nasehat orang tua,” ujar pria 42 tahun ini.

Didimus membangun karir legislatifnya sejak tahun 1999. Bermodal basic organisasi yang kuat membuat dia berfikir untuk terjun ke dunia politik. Sejak program Diploma 2 di Universitas Cendrawasih rampung, dia di tawarkan oleh pendeta untuk bergabung dengan partai berbasis Kristen. Padahal ada partai besar yang bisa ditunggangi untuk masuk ke dunia politik. “Jadi keputusan itu datang dari inisiatif saya sendiri dan lihat situasi lingkungan, masyarakat, bagaimana memanusiakan manusia yang lain,” tambah Didimus.

Menariknya, hanya dengan bermodal uang Rp 200.000,- pria kelahiran 20 Juli 1973 ini sukses meraup 11.000 suara. “Karena saya sudah investasi semua proses itu seperti dekorasi, gereja punya acara, pimpin sidang, sehingga dipandang orang pantas dikasih suara. Jadi pada saat waktunya panen, saya panen betul-betul karena pada saat itu jumlah 11 ribu suara sudah sangat tinggi sekali. Disitulah awal mula saya merintis karir di dunia politik,” kata Didimus.

Dorongan batin atas situasi yang terjadi di sekitar masyarakat Yahukimo melatar belakangi Didimus terjun ke panggung politik saat itu.

Pria empat anak ini patut berbangga, karena saat ini Kabupaten Yahukimo mengalami kemajuan pesat setelah mengirimkan salah satu putra daerah terbaiknya menjadi anggota DPRD. Dia mengatakan, membangun Yahukimo itu seperti membangun rumah tangga sendiri, jadi kekayaan alam yang ada di Yahukimo harus diwariskan ke generasi penerus agar bisa dikelola dengan baik.

“Jadi sebuah prestasi yang membanggakan bisa menjadikan Yahukimo sebagai kabupaten waktu saya menjadi anggota DPR karena saya sekretaris komisi A, Ketua fraksi PDKB, sekretaris panitia khusus untuk pemekaran,” tuturnya bangga.

Saat ini secara infrastruktur, Yahukimo sangat diperhatikan dengan baik. Yahukimo kini sudah memiliki lapangan terbang sepanjang 2 km. Di usia yang baru menginjak 13 tahun, pembangunan di Yahukimo terbilang sangat pesat, mengingat letaknya di pedalaman Papua.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending