Connect with us

Digest

Denada Ubah Nama Putrinya, Begini Pandangan Pakar Restruktur Nama

Penyanyi kondang, Denada Tambunan resmi mengganti nama putrinya dari Shakira menjadi Aisha.

Keputusan yang ia ambil ini bukan tanpa alasan, melihat ujian berat yang dialami Shakira 2 tahun terakhir menjadi penyebab perubahan nama tersebut.

Denada percaya nama adalah doa yang mendatangkan kebaikan bagi pemiliknya.

Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari S.Psi, M.ED pakar restruktur nama memberi pandangannya terkait pergantian nama putri Denada. 

Dari hasil analisa Heleni, nama Aisha lebih baik dari Shakira. Putri Denada yang lahir pada 11 Desember 2012 itu dinilai tidak sesuai memiliki nama Shakira. 

Melihat dari tingkat keharmonisannya, Heleni yang merupakan seorang pakar psikologi transpersonal & name consultant ini menilai nama Shakira sangat tidak harmonis dengan kelahirannya.

“Ini akan menarik banyak hal negative, seperti sakit terus menerus, operasi berulang karena suatu penyakit kritis,” tutur Heleni.

Sementara nama Aisha  juga tidak harmonis, namun nama Aisha dianggap sedikit lebih baik dari Shakira.

“Pada nama Aisha akan menarik hal negative diantaranya berpotensi besar menderita kanker dan penyakit lainnya,” ungkapnya.

Namun nama baru itu memiliki kekuatan aktualisasi diri sangat baik sebesar 85 persen. Dari hasil perhitungannya, nama Aisha dinilai mampu bertahan dalam kondisi yang negative dan mampu bangkit kembali.

“Kekuatan nama Aisha juga memiliki karakter pemimpin, mandiri sekaligus penyayang dan berempati tinggi,” pungkas Heleni. 

Salah satu cara untuk mencapai sebuah keberhasilan hidup adalah dengan melalui restruktur nama, dan di imbangi dengan usaha tekun  serta doa untuk menyempurnakannya.

Belakangan, metode penyempurnaan nama sangat digemari karena mendatangkan banyak manfaat untuk kehidupan seseorang. 

Methode ini tidak berhubungan dengan mistik sama sekali dimana banyak orang berpikiran demikian. Restruktur nama ini di dasarkan dari perhitungan matematika dan data empiris yang dudah banyak di pelajari di beberapa universitas, khususnya di amerika.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending